+6282231516599 Contact@PurnamaSiliwangi.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login
USD
+6282231516599 Contact@PurnamaSiliwangi.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login

Purnama Siliwangi – Ketika berkunjung ke Kabupaten Pangandaran, wisatawan tidak hanya disuguhkan keindahan pantai, sungai, dan wisata alam yang memukau. Daerah di pesisir selatan Jawa Barat ini juga memiliki kekayaan budaya yang masih lestari hingga saat ini. Salah satu warisan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat adalah Seni Benjang Batok, sebuah kesenian tradisional khas Pangandaran yang memadukan musik, tari, dan nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa.

Berasal dari Dusun Karangpaci, Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, yang lokasinya hanya sekitar 1,5 kilometer dari objek wisata Green Canyon (Cukang Taneuh), Benjang Batok menjadi salah satu atraksi budaya yang menarik untuk disaksikan oleh wisatawan. Kesenian ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan yang unik, tetapi juga menyimpan filosofi serta kisah perjuangan masyarakat Pangandaran pada masa penjajahan Jepang.

Mengenal Seni Tradisional Benjang Batok

Nama Benjang Batok berasal dari alat musik utama yang digunakan dalam pertunjukannya, yaitu batok kelapa atau tempurung kelapa yang dibentuk menyerupai mangkuk. Dua buah batok kelapa dimainkan dengan cara dipukul secara berirama sehingga menghasilkan bunyi yang khas dan harmonis.

Alunan suara batok kelapa kemudian dipadukan dengan musik tradisional Sunda seperti kendang, gong, angklung, dan gamelan, menciptakan irama yang energik namun tetap kental dengan nuansa budaya Sunda. Keunikan inilah yang membuat Benjang Batok berbeda dari kesenian tradisional lainnya di Jawa Barat.

Perpaduan Tari, Musik, dan Sastra Sunda

Dalam setiap pertunjukan, para penari membawa sepasang batok kelapa sambil menari mengikuti irama musik tradisional. Gerakan tari yang dinamis dipadukan dengan tabuhan batok menghasilkan pertunjukan yang atraktif dan penuh semangat.

Pertunjukan semakin menarik dengan lantunan lagu-lagu berbahasa Sunda yang umumnya berisi sindiran, petuah kehidupan, pesan moral, hingga humor khas masyarakat Sunda. Perpaduan musik, tari, dan sastra tersebut menjadikan Benjang Batok sebagai seni pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki nilai edukatif.

Atraksi Budaya untuk Menyambut Wisatawan

Hingga saat ini, Benjang Batok masih sering ditampilkan sebagai bagian dari penyambutan tamu kehormatan, festival budaya, acara adat, hingga berbagai kegiatan pariwisata di Kabupaten Pangandaran.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran, menyaksikan pertunjukan Benjang Batok menjadi pengalaman budaya yang berbeda. Selain menikmati keindahan alam Pangandaran, wisatawan juga dapat mengenal lebih dekat tradisi masyarakat lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

Dilestarikan oleh Saung Angklung Mang Koko

Perkembangan Benjang Batok tidak terlepas dari peran Saung Angklung Mang Koko, sebuah sanggar seni yang berlokasi di Pangandaran dan didirikan pada tahun 2008 oleh seniman sekaligus budayawan Koko Komarudin, yang akrab disapa Mang Koko.

Sanggar ini menjadi salah satu pusat pelestarian seni tradisional Sunda di Pangandaran. Selain rutin menampilkan pertunjukan Benjang Batok, Saung Angklung Mang Koko juga aktif mengenalkan berbagai kesenian daerah kepada generasi muda maupun wisatawan.

Beragam Seni Tradisional dalam Satu Sanggar

Selain Benjang Batok, Saung Angklung Mang Koko juga melestarikan berbagai kesenian tradisional lainnya, seperti Angklung, Kecapi Suling, Ronggeng Gunung, Celempungan, Calung, Prosesi Karasemen, hingga Seni Badud yang merupakan salah satu kesenian rakyat khas Jawa Barat.

Sanggar ini juga memproduksi berbagai jenis angklung sebagai cendera mata khas Pangandaran. Salah satu karya yang paling terkenal adalah angklung raksasa berukuran sekitar 6 × 2 meter, yang menjadi ikon sekaligus daya tarik utama bagi para pengunjung.

Benjang Batok, Jejak Perjuangan Melawan Penjajahan Jepang

Di balik keindahan pertunjukannya, Benjang Batok menyimpan kisah sejarah yang sangat menarik. Menurut cerita yang diwariskan masyarakat setempat, kesenian ini berkembang pada masa pendudukan Jepang, ketika rakyat dipaksa mengikuti kerja paksa atau Romusha.

Untuk menghindari para pria dibawa menjadi pekerja paksa, sekelompok perempuan di Dusun Karangpaci membentuk kelompok Benjang Batok. Mereka memainkan musik dan menampilkan tarian menggunakan batok kelapa sebagai hiburan bagi tentara Jepang.

Pertunjukan tersebut berhasil mengalihkan perhatian para penjajah sehingga mereka terlena menikmati hiburan dan melupakan tujuan awal untuk merekrut warga menjadi Romusha. Kisah inilah yang kemudian menjadikan Benjang Batok tidak hanya sebagai seni pertunjukan, tetapi juga sebagai simbol kecerdikan, keberanian, dan semangat perjuangan masyarakat Pangandaran dalam mempertahankan kehidupan mereka.

Menikmati Wisata Budaya Saat Berkunjung ke Pangandaran

Mengunjungi Pangandaran tidak lengkap tanpa mengenal budaya lokal yang menjadi identitas masyarakatnya. Selain menikmati keindahan Pantai Pangandaran, Green Canyon, Batu Karas, dan berbagai destinasi wisata alam lainnya, wisatawan juga dapat menyaksikan pertunjukan Benjang Batok sebagai bagian dari kekayaan budaya Sunda yang masih lestari hingga sekarang.

Melalui seni tradisional ini, wisatawan tidak hanya memperoleh hiburan, tetapi juga memahami sejarah, nilai kebersamaan, serta semangat masyarakat Pangandaran dalam menjaga warisan leluhur. Pengalaman tersebut menjadikan perjalanan wisata lebih bermakna dan memberikan kenangan yang tidak terlupakan.

Pangandaran Travel siap membantu Anda menikmati keindahan alam sekaligus kekayaan budaya Kabupaten Pangandaran melalui berbagai pilihan paket wisata yang lengkap, nyaman, dan didampingi oleh pemandu lokal yang berpengalaman. Rasakan pengalaman menjelajahi Pangandaran dari sisi alam, budaya, dan sejarah dalam satu perjalanan yang istimewa.

Leave a Reply


Why Book With Us?

  • No-hassle best price guarantee
  • Customer care available 24/7
  • Hand-picked Tours & Activities
  • Free Travel Insureance


Get a Question?

Do not hesitage to give us a call. We are an expert team and we are happy to talk to you.

+6282231516599

Help@purnamasiliwangi.com

Proceed Booking